Pengumuman
PELAKSANAAN BIMBINGAN TEKNIS MEMBACA NYARING TAHUN 2025 Klik disini untuk detail
Logo Perpus Logo Perpus Logo pessel

Dispusip

Kabupaten Pesisir Selatan

Pusako Raso di Pantai Carocok Painan: Melestarikan Rasa, Menjaga Budaya dan Menguatkan Nagari Pandai

14 Apr 2026 10:29:27 WIB 28x dibaca
Pusako Raso di Pantai Carocok Painan: Melestarikan Rasa, Menjaga Budaya dan Menguatkan Nagari Pandai

Painan – Suasana meriah dan penuh semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Festival Pusako Raso dengan tema “Melestarikan Rasa, Menjaga Budaya” yang digelar di Pantai Carocok Painan. Kegiatan ini menjadi ajang pelestarian kuliner tradisional sekaligus penguatan nilai-nilai budaya lokal di Kabupaten Pesisir Selatan. Minggu, 12 April 2026

Festival ini diisi dengan kegiatan unggulan marandang basamo yang diikuti oleh perwakilan dari 15 kecamatan se-Kabupaten Pesisir Selatan. Setiap kecamatan menampilkan keahlian dalam mengolah rendang sebagai salah satu warisan kuliner Minangkabau yang telah mendunia. Selain itu, turut disajikan berbagai kuliner khas nagari se-Kecamatan IV Jurai yang menggambarkan kekayaan cita rasa lokal.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pesisir Selatan yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga. Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Pesisir Selatan yang juga merupakan Bunda Literasi Kabupaten Pesisir Selatan, Ketua GOW Kabupaten Pesisir Selatan, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Pesisir Selatan Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas Kesehatan, para camat se-Kabupaten Pesisir Selatan, Wali Nagari se-Kecamatan IV Jurai, serta unsur Adat Ninik Mamak dan Bundo Kanduang.

Tidak hanya menampilkan kekayaan kuliner dan budaya, festival ini juga melibatkan layanan perpustakaan keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan. Kehadiran perpustakaan keliling menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak dan generasi muda yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membaca berbagai koleksi buku yang disediakan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan Adril Yesmen, S.Pd., M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi Bupati Pesisir Selatan dalam mewujudkan Nagari Pandai. Ia menegaskan bahwa Nagari Pandai harus diwujudkan melalui aksi nyata, salah satunya dengan menghadirkan layanan perpustakaan keliling di tengah kegiatan masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pesisir Selatan HJ. LISDA HENDRAJONI, S.E., M.M.TR juga selaku Bunda Literasi juga memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan literasi masyarakat. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh elemen, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk berperan aktif dalam gerakan literasi melalui program “1 ASN 1 Buku” bagi masyarakat.

Program ini diharapkan mampu menjadi langkah konkret dalam meningkatkan akses bacaan di tengah masyarakat, sekaligus menumbuhkan budaya berbagi pengetahuan. Ia menegaskan bahwa literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan gerakan bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Konsep meningkatkan literasi dalam aksi pun terus digaungkan, di mana literasi hadir secara langsung di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bentuk membaca, tetapi juga melalui interaksi, edukasi, dan pemanfaatan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Ronald Bernando S.STP dalam sambutannya menyampaikan bahwa Festival Pusako Raso bukan hanya sekadar ajang kuliner, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi serta memperkuat identitas budaya daerah. Ia mengapresiasi kolaborasi lintas sektor, termasuk kehadiran layanan perpustakaan keliling sebagai inovasi dalam mengintegrasikan literasi dengan kegiatan budaya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai budaya, khususnya dalam hal kuliner tradisional, dapat terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi mendatang. Sinergi antara budaya dan literasi menjadi langkah strategis dalam membangun masyarakat yang tidak hanya mencintai tradisi, tetapi juga berpengetahuan luas.

Festival Pusako Raso pun menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan penguatan literasi, sekaligus mendukung terwujudnya Nagari Pandai di Kabupaten Pesisir Selatan.

 

Penulis: Ryska Dian Permata

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Share :

Kategori

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.