Pengumuman
PELAKSANAAN BIMBINGAN TEKNIS MEMBACA NYARING TAHUN 2025 Klik disini untuk detail
Logo Perpus Logo Perpus Logo pessel

Dispusip

Kabupaten Pesisir Selatan

Launching Kantin Literasi

12 Apr 2018 15:35:35 WIB 509x dibaca
Launching Kantin Literasi

Pepatah mengatakan, bahwa buku adalah jendela dunia. Untuk membuka jendela itu, tentunya dibutuhkan kuncinya, yakni membaca. Membaca juga disebut sebagai gerbang peradaban. Negara dengan kegemaran membaca yang tinggi cenderung memiliki peradaban yang lebih maju. Sebagai contoh, kita bisa melihat Negara Jepang. Masyarakat Jepang memiliki budaya membaca yang luar biasa. Di taman, di kereta, di kantin, dimanapun mereka berada, membaca adalah kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan.

Lalu, bagaimana  dengan negara kita? Indonesia menduduki rangking 60 dari 61 negara terkait minat baca. Rata-rata kita hanya selesaikan 1 (satu) buku pertahun, sedangkan di negara maju bisa 10 (sepuluh) hingga 20 (dua puluh) buku pertahun. Berdasarkan Data Statistik Sosial Budaya BPS tahun 2016  mengenai penduduk berumur 10 tahun ke atas yang membaca menurut propinsi, rata-rata minat baca Propinsi Sumatera Barat jika dibandingkan dengan 33 Propinsi se-Indonesia, belum masuk dalam urutan 5 besar. Untuk minat baca terhadap surat kabar, Sumatera Barat menduduki urutan 15, membaca majalah urutan 10, membaca buku cerita urutan 8, membaca pelajaran sekolah urutan 8, membaca buku pengetahuan urutan 13, dan membaca buku-buku lainnya urutan 18.

Data di atas menunjukkan rendahnya minat baca masyarakat Indonesia secara umum dan khususnya bagi kita Propinsi Sumatera Barat. Oleh karena itu kita sebagai Pemerintah Daerah senantiasa berupaya untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Salah satu cara adalah dengan membuka kantin literasi ini. Kantin literasi merupakan ”jembatan” yang coba dibangun bagi masyarakat sekitar pada umumnya dan para pelajar khususnya untuk dapat mencintai aktivitas membaca. Dengan banyak membaca kita dapat melihat sisi lain dari dunia. Mampu menciptakan ide-ide kreatif. Semakin banyak buku yang kita baca maka kecerdasan emosional dan intelensi kita semakin berimbang. Seperti yang dikatakan oleh Buya Hamka “Membaca buku-buku yang baik berarti memberi makanan rohani yang baik”.

Penulis: admin

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Share :

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.